Determinan Kejadian Diare Pada Balita di Jawa Barat (Analisis Data Survei Kesehatan Indonesia 2023)
Keywords:
Diare pada balita, drainase limbah, fasilitas cuci tangan, Jawa BaratAbstract
Diare masih menjadi masalah kesehatan utama, baik secara global maupun nasional. Jawa Barat mencatat prevalensi diare balita sebesar 11%, tertinggi di Pulau Jawa dan kelima secara nasional. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi determinan kejadian diare pada balita di Jawa Barat. Menggunakan data SKI 2023 dengan 913 balita, studi ini bersifat cross-sectional dan dianalisis dengan pendekatan complex sample. Analisis meliputi uji univariat, bivariat (Chi-square), dan multivariat (regresi logistik berganda). Hasil: Faktor signifikan yang berhubungan dengan kejadian diare yaitu kondisi drainase limbah (p=0,004; OR=2,188; CI 1,283–3,733) dan ketersediaan fasilitas cuci tangan (p=0,044; OR=1,808; CI 1,017–3,213). Sumber dan pengolahan air minum merupakan variabel confounding. Optimalisasi sanitasi lingkungan dan penguatan upaya pencegahan masih diperlukan guna menurunkan prevalensi diare pada balita di Jawa Barat.
Downloads
References
ANC, M. H. P. H. A. C., & DI, T. B. (2019). Identifikasi variabel confounding dengan penerapan uji Chi-Square Mantel–Haenszel pada hubungan antenatal care (ANC) terhadap BBLR di Kota Samarinda. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(1), 21–31.
Apriluana, G., & Fikawati, S. (2018). Analisis faktor-faktor risiko terhadap kejadian stunting pada balita (0–59 bulan) di negara berkembang dan Asia Tenggara. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 28(4), 247–256.
Fatmawati, S., Awal, M., & Rifai, M. (2021). Risiko yang mempengaruhi kejadian penyakit infeksi saluran pernapasan akut pada balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), 519–526.
Getachew, T., Mekonnen, F. A., & Beyene, M. (2021). Vitamin A supplementation and childhood diarrhea: A case-control study. Frontiers in Pediatrics, 9, 723936. https://doi.org/10.3389/fped.2021.723936
Kementerian Kesehatan RI BKPK. (2023). Survei kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kusumaratna, R. K., & Anasa, A. (2024). Disparities in sanitation and diarrhea among under-five children in Indonesian households. CoMPHI Journal: Community Medicine and Public Health of Indonesia, 5(1), 47–58.
Marwah, M., Adamy, A., & Arbi, A. (2024). Hubungan sanitasi dasar dengan kejadian diare balita pada keluarga masyarakat miskin dan tidak miskin di wilayah kerja Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh. JICN: Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 1(2), 45–54.
McClelland, P. H., Kenney, C. T., Palacardo, F., Roberts, N. L., Luhende, N., Chua, J., et al. (2022). Improved water and waste management practices reduce diarrhea risk in children under age five in rural Tanzania: A community-based, cross-sectional analysis. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(7), 4218. https://doi.org/10.3390/ijerph19074218
Mediani, H. S., Setyawati, A., Hendrawati, S., Nurhidayah, I., & Firdianty, N. F. (2023). Pengaruh faktor maternal terhadap insidensi stunting pada anak balita di negara berkembang: A narrative review. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1868–1886.
NIPORT. (2020). Bangladesh demographic and health survey 2017–2018. National Institute of Population Research and Training.
Nuraeni, A., Rosiah, Supendi, M. P. K., & Efendi, A. (2022). The relationship of hand washing behavior towards diarrhea cases in school-age children. Jurnal Vocational Nursing, 3(2), 104–108.
Rahman, A., & Nur, A. F. (2015). Hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian penyakit infeksi saluran pernapasan akut pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Managaisaki. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 1(1), 39–48.
Rahmawati, I. (2018). Faktor risiko diare pada balita di Indonesia. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 17(2), 59–65.
Reintam Blaser, A., Deane, A. M., & Fruhwald, S. (2020). Diarrhoea in the critically ill. Current Opinion in Critical Care, 21(2), 142–153. https://doi.org/10.1097/MCC.0000000000000188
Sari, I. P., Sucirahayu, C. A., Hafilda, S. A., Sari, S. N., Safithri, V., Fitria, F., Febriana, J., & Hasyim, H. (2023). Faktor penyebab angka kematian ibu dan angka kematian bayi serta strategi penurunan kasus (studi kasus di negara berkembang): A systematic review. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(3), 16578–16593.
Sari, R. P., & Agustin, K. (2023). Analisis hubungan status gizi dengan kejadian penyakit infeksi pada anak balita di Posyandu wilayah Puskesmas Colomadu I. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 14(1), 171–178.
Setiadi, H., KM, S., & Dwijayanti, F. (2020). Pentingnya kesehatan masyarakat, edukasi, dan pemberdayaan perempuan untuk mengurangi stunting di negara berkembang. Jurnal Seminar Nasional, 2(1), 16–25.
Setyobudi, I., Pribadiani, F., & Listyarini, A. D. (2020). Analisis perilaku ibu tentang cuci tangan dengan kejadian diare pada balita di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 9(3). https://doi.org/10.31596/jcu.v9i3.624
Susilowati, L., & Hutasoit, M. (2020). Suplementasi vitamin A pada anak diare usia 12–59 bulan. Jurnal Holistik Keperawatan, 7(1), 46–53.
Tarekegn, T., Legesse, L., Alemayehu, G., Alemu, K., & Mersha, A. (2024). Determinants of diarrhea among under-five children in Ethiopia: Evidence from the 2016 Demographic and Health Survey. PLOS ONE, 19(1), e0287542. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11539446/
United Nations Children’s Fund (UNICEF), & World Health Organization. (2018). Core questions on drinking water, sanitation and hygiene for household surveys: 2018 update. UNICEF & WHO.
UNICEF. (n.d.). Diarrhoea. UNICEF Data. Retrieved March 18, 2025, from https://data.unicef.org/topic/child-health/diarrhoeal-disease/
World Health Organization. (n.d.). Diarrhea. World Health Organization. Retrieved March 19, 2025, from https://www.who.int/health-topics/diarrhoea
Zulfiana, Y., Fatmawati, N., & Herlina, S. M. (2021). Association between drinking water treatment and diarrhea among under-five-year children. Journal for Quality in Public Health, 4(2), 72–76. https://doi.org/10.30994/jqph.v4i2.213
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yudha Joniyan Syahputra, Sutanto Priyo Hastono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



