Kadar C-Reactive Protein (CRP) Serum pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Klinik Medica Kembangarum Semarang
Keywords:
C-Reactive Protein (CRP), Diabetes melitus tipe 2, serumAbstract
Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh resistensi insulin dan hiperglikemia. Peningkatan kadar glukosa darah dapat memicu inflamasi sistemik, yang salah satu indikatornya adalah C-Reactive Protein (CRP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar CRP pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang berobat di klinik kembangarum semarang. Penelitian ini bersifat deskriptif dan dilakukan terhadap 30 sampel serum darah dari pasien diabetes melitus tipe 2. Metode yang digunakan adalah aglutinasi latex. Penelitian ini menunjukkan mayoritas pasien penderita diabetes melitus tipe 2 yang berusia 50-60 tahun dan berjenis kelamin perempuan mengalami peningkatan kadar CRP. Hal tersebut sering dikaitkan dengan kadar glukosa darah yang tinggi (>300 mg/dL).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 43,3% pasien diabetes melitus tipe 2 memiliki kadar CRP positif, yang mencerminkan adanya inflamasi sistemik. Peningkatan kadar CRP paling banyak pada kelompok usia 51-60 tahun, pasien perempuan, serta pasien dengan kadar glukosa darah >300 mg/dl. Hal ini menunjukkan bahwa usia, jenis kelamin, dan kadar glukosa darah yang tinggi memiliki kontribusi terhadap peningkatan kadar CRP pada penderita diabetes melitus tipe 2.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Patria Tjahjani, Anggun Wandanie

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







