Efektivitas dan Keamanan Mirogabalin dalam Penatalaksanaan Nyeri Neuropatik Perifer akibat Stenosis Spinal Lumbal: Suatu Tinjauan Sistematis dan Meta-analisis
Keywords:
Mirogabalin, Nyeri Neuropatik, Stenosis Spinal LumbalAbstract
Stenosis spinal lumbal (LSS) merupakan kondisi degeneratif yang umum terjadi dan sering disertai nyeri neuropatik perifer yangdapat mengganggu mobilitas serta kualitas hidup pasien. Mirogabalin, agen baru dri golongan ligan α2δ, menunjukkan potensi sebagai terapi nyeri neuropatikdengan efek samping yang lebih ringan dibandingan gabapentinoid lain. Tinjauan sistematis ini bertujuan mengevaluasi efektivitas dan keamanan mirogabalin dalam penanganan nyeri neuropatik akibat LSS. Penelitian dilakukan sesuai dengan pedoman PRISMA. Pencarian literatur sistematis dilakukan melalui basis data PubMed, Cochrane Central Library, dan Google Scholar menggunakan kata kunci yang telah ditentukan. Enam penelaah independen menyeleksi artikel berdasarkan kriteria inklusi serta menilai risiko bias dengan Cochrane RoB 2.0. Luaran yang dianalisis meliputi intensitas nyeri dan kualitas hidup. Analisis statistik dilakukan untuk memperoleh ukuran efek gabungan. Tiga uji klinis memenuhi kriteria dan dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa mirogabalin secara signifikan menurunkan nyeri neuropatik pada pasien LSS (Mean Difference = −2,66; 95% CI: −4,13 hingga −1,19; p < 0,0004). Selain itu, mirogabalin juga meningkatkan kualitas hidup pasien (Mean Difference = 0,14; 95% CI: 0,02–0,27; p < 0,03). Mirogabalin efektif meredakan nyeri neuropatik pada stenosis spinal lumbal (LSS) dengan menargetkan patofisiologinya. Pada LSS, kompresi akar saraf meningkatkan pelepasan neurotransmiter dan eksitabilitas saraf. Dengan mengikat selektif pada subunit α2δ-1 saluran kalsium, mirogabalin menurunkan masuknya kalsium, menekan transmisi eksitatori, serta meredakan nyeri dengan efek samping lebih ringan dibandingkan gabapentinoid generasi sebelumnya.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Cyntia Arum Budi Rustiawati, Danar Dwi Anandhika, Nabil Hajar, Harits Hammam Adhadi, Suwandhi Suwandhi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



