Pengaruh Akupunktur Terhadap Penurunan Rasa Cemas Pada Penderita Fobia Gelap (Nyctophobia) Dengan Berbagai Sindrom

Authors

  • Valdi Haris Universitas Medika Suherman, Indonesia
  • Aryaprana Nando Universitas Medika Suherman, Indonesia
  • Muslihatin Khuril R Universitas Medika Suherman, Indonesia
  • Anis Lupita Ningrum Universitas Medika Suherman, Indonesia
  • Franciscus Xaverius Universitas Medika Suherman, Indonesia

Keywords:

Akupunktur, Kecemasan, Fobia Gelap, Nyctophobia, Sindrom

Abstract

Latar Belakang: Rasa aman adalah kebutuhan dasar manusia, namun ketakutan berlebihan seperti Nyctophobia (fobia gelap) dapat mengganggu keseimbangan fisik dan emosional. Data dari NP Istanbul Hospital (2023) menunjukkan 11% populasi global mengalami nyctophobia, yang berdampak negatif pada aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup akibat respons cemas irasional terhadap kegelapan. Dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT), nyctophobia dikaitkan dengan ketidakseimbangan energi vital (Qi), terutama pada sistem Limpa dan Hati, yang memicu gejala kecemasan dan gangguan pencernaan. Akupunktur terbukti efektif mengurangi kecemasan, namun penelitian tentang akupunktur untuk nyctophobia, terutama yang mempertimbangkan variasi pola ketidakseimbangan PTT, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh akupunktur pada nyctophobia dan menganalisis respons terapi berdasarkan pola ketidakseimbangan PTT. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi akupunktur terhadap penurunan rasa cemas pada penderita nyctophobia. Tujuan khusus meliputi mendeskripsikan karakteristik subjek, tingkat kecemasan sebelum dan setelah terapi, serta menganalisis perbedaan tingkat kecemasan. Metode: Menggunakan desain kuasi-eksperimen (one group pre-test post-test design) dengan 7 subjek yang diambil secara purposive sampling. Penelitian dilakukan di Klinik Akupunktur PMA, DKI Jakarta, pada Mei-Juni 2025, dengan intervensi terapi akupunktur tujuh kali dalam satu minggu. Data dikumpulkan melalui angket HARS dan wawancara. Hasil: Dari 7 subjek, 5 subjek (71%) mengalami penurunan kecemasan, menunjukkan efektivitas akupunktur dalam mengurangi kecemasan pada penderita nyctophobia. Kesimpulan: Terapi akupunktur berpengaruh positif dalam menurunkan rasa cemas pada penderita fobia gelap.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-11-10

How to Cite

Haris, V., Nando, A. ., Khuril R, M. ., Ningrum, . A. L. ., & Xaverius , F. . (2025). Pengaruh Akupunktur Terhadap Penurunan Rasa Cemas Pada Penderita Fobia Gelap (Nyctophobia) Dengan Berbagai Sindrom . Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO), 7(2), 1272–1284. Retrieved from https://jusindo.publikasiindonesia.id/index.php/jsi/article/view/399